Keterlibatan Engineer Sipil di Transportasi

Peran strategis Insinyur Sipil dalam Dunia Transportasi
Peran strategis Insinyur Sipil dalam Dunia Transportasi

Secara historis, keterlibatan utama para insinyur sipil dalam transportasi telah terlihat jelas, terutama dalam penyediaan fasilitas fisik di masa kini. Para insinyur memikirkan pelbagai strategi dan manajemen operasional dalam dunia transportasi. Sebagian besar insinyur sipil yang bekerja di bidang transportasi dipekerjakan oleh berbagai organisasi yang berorientasi pada fasilitas publik.

Selain itu, insinyur sipil saat ini juga telah banyak dipekerjakan pada berbagai manajemen perusahaan perkeretaapian, yang mana menyediakan sarana dan fasilitas fisik yang mereka sediakan sendiri dan operator angkutan perkotaan, dimana koneksi ke teknik sipil telah melalui kedua kegiatan perencanaan transportasi dan desain operasi strateginya.

Sebagian besar kegiatan teknik sipil yang berkaitan dengan penyediaan sarana dan fasilitas fisik apa yang disebut teknik sipil fisik. Ini meliputi desain, konstruksi, dan pemeliharaan sebuah sarana transportasi yang tetap dengan melibatkan spektrum penuh spesialisasi teknik sipil. Proyek utama jalan raya, misalnya, akan melibatkan tidak hanya ukuran dan desain geometris dari jalan saja, yang biasanya dianggap sebagai bagian teknik transportasi, tetapi juga desain dan konstruksi jembatan dan struktur lainnya, yang membutuhkan teknik struktural; desain drainase, yang membutuhkan teknik hidrolik dan hidrologi, pertimbangan pekerjaan tanah pemadatan dan stabilitas lereng, yang membutuhkan geoteknik, manajemen Konstruksi, dan survei.

Kompleksitas yang sama dan luasnya keterlibatan teknik sipil juga mencirikhaskan pada proyek transportasi utama lainnya, seperti pembangunan bandara atau kereta api perkotaan serta sistem angkutan cepat.

(McGraw-Hill Series in Transportation)