Ergonomis Pelajari Hubungan Manusia-Mesin untuk Hasilkan Kinerja Optimal

Ilmu ergonomi menjadi mata kuliah wajib dalam studi perancangan mesin. Ergonomi mempelajari informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan, dan keterbatasan manusia untuk menciptakan sistem kerja yang efektif, nyaman, aman, sehat, dan efisien.

Ergonomi sering disebut dengan human engineering. Istilah tersebut merujuk pada fokus keilmuan yang dikembangkan, yaitu bagaimana menghasilkan desain manmachine interface yang memungkinkan manusia dan mesin dapat berfungsi secara terpadu. Jadi, tantangan ergonomi adalah menghasilkan desain mesin yang lebih canggih, sekaligus dapat dioperasikan oleh manusia secara optimal. 

Ruang lingkup kajian Ergonomi dapat dikelompokkan dalam empat bidang, yaitu:

  1. Displai. Displai adalah alat yang menyajikan informasi dalam bentuk tanda-tanda atau lambang-lambang. Display terbagi menjadi dua bagian, yaitu displai statis dan displai dinamis. Displai statis adalah displai yang memberikan informasi tanpa dipengaruhi oleh variabel waktu, misalnya peta, papan pengumuman. Sedangkan displai dinamis adalah displai yang dipengaruhi oleh variabel waktu, misalnya speedometer yang memberikan informasi kecepatan kendaraan bermotor dalam setiap kondisi.
  2. Kekuatan fisik manusia (Fisiologi). Fisiologi mengukur kekuatan atau daya fisik manusia saat bekerja. Selain itu, fisiologi mempelajari cara kerja dan perancangan alat yang menyesuaikan dengan kemampuan fisik manusia saat berinteraksi dengan alat tersebut. Karena itu, ergonomi acapkali menjadi bagian dari biomekanik.
  3. Ukuran/dimensi dari tempat kerja (antropometri). Antropometri berusaha untuk mendapatkan ukuran tempat kerja yang sesuai dengan ukuran tubuh manusia.
  4. Lingkungan fisik. Lingkungan fisik mengkaji perancangan ruang dan fasilitas-fasilitasnya di mana manusia bekerja, seperti perancangan cahaya, suara, warna, temperatur, kelembaban, bau-bauan, dan getaran.

Penelitian-penelitian di empat bidang kajian di atas memberi sumbangan besar pada perkembangan rancang bangun pelbagai peralatan yang digunakan manusia, bahkan mempengaruhi gaya hidup manusia. Peralatan baru semakin mudah digunakan hanya bermodal buku manual, tanpa memerlukan dukungan pendidikan pengguna secara khusus.

Penulis: Yossy Suparyo

Warga Desa Gentasari, Kroya, Cilacap. Mendalami dunia rekayasawan sejak menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Mesin-STMN Wates Kulonprogo. Lalu melanjutkan pendidikan di Jurusan Teknik Mesin-Universitas Negeri Yogyakarta.

1 thought on “Ergonomis Pelajari Hubungan Manusia-Mesin untuk Hasilkan Kinerja Optimal”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *